
Saat ini dibutuhkan pembentukan karakter murid yang bagus sehingga terbentuk dimensi profil lulusan yang gemar membaca, selalu menjaga kebersihan lingkungannya, menjaga kesehatan jiwa dan raga serta mempunyai karakter religious yang mulia.
DASAR HUKUM INOVASI JUMAT BERSERI
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun
2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti mengamanatkan pelaksanaan kegiatan
pembiasaan harian, mingguan, bulanan dan semesteran ialah satu pembiasaan yang
harus dilakukan adalah menggunakan 15 menit sebelum waktu pembelajaran untuk
membaca buku selain buku pelajaran serta adanya penghargaan terhadap peserta
didik yang gemar membaca. Kegiatan gemar membaca sangat terkait dengan literasi
sekolah, literasi menjadi sarana siswa dalam mengenal, memahami, dan menerapkan
ilmu yang didapatkannya di bangku sekolah dengan kemauan teknologi informasi
mengakibatkan arus informasi begitu cepat dan menanggapi tantangan bagi sekolah
untuk memanfaatkan internet bukan hanya sebagai sumber informasi, tetapi juga
sebagai sarana mengingkatkan kemampuan literasi.
Keputusan Kepala Smk Negeri 1 Wonoasri Nomor : 420/ 520/
101.6.16.29/2024 Tanggal : 18 Juli 2024 Tentang Pembentukan Tim Jumat Berseri
(Bersih,Sehat, Religi dan Literasi ) Sebagai Penguatan Karakter Dilingkungan
SMK Negeri 1 Wonoasri Tahun Pelajaran 2024/2025.
LATAR BELAKANG INOVASI
Kemampuan berliterasi peserta didik berkaitan erat dengan
tuntutan keterampilan membaca yang berujung pada kemampuan memahami informasi
secara analitis, kritis, dan reflektif. Akan tetapi, pembelajaran di sekolah
saat ini belum mampu mewujudkan hal tersebut. Pendidikan literasi yang
dilakukan di Indonesia, pada umumnya ditengarai belum mengembangkan kemampuan
berpikir tinggi, atau HOTS (Higher Order Thinking Skills) \yang meliputi
kemampuan analitis, sintesis, evaluatif, kritis, imajinatif, dan kreatif. Hal
ini tergambar bahwa di sekolah, terdapat dikotomi antara belajar membaca
(learning to read) dan membaca untuk belajar (reading to learn). Kegiatan
membaca belum mendapatkan perhatian yang mendalam, terutama dimata pelajaran
non-bahasa. Ketika mempelajari konten mata pelajaran normatif, adaptif dan
produktif, guru kurang menggunakan teks materi pelajaran untuk mengembangkan
kemampuan berpikir tinggi tersebut. Siswa SMK yang terlahir di era teknologi
informasi (digital natives) membaca dan menulis dilakukan dengan cara yang
berbeda dari generasi sebelum mereka. Kecakapan ini harus terakomodasi di ruang
kelas maupun di lingkungan SMK, sehingga harus dimanfaatkan secara maksimal
untuk meningkatkan kecakapan kognitif, sosial, bahasa, visual, dan spiritual.
Siswa SMK yang terlahir di era teknologi informasi (digital natives) membaca
dan menulis dilakukan dengan cara yang berbeda dari generasi sebelum mereka.
Kecakapan ini harus terakomodasi di ruang kelas maupun di lingkungan SMK,
sehingga harus dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kecakapan
kognitif, sosial, bahasa, visual, dan spiritual. Dengan telah terbitnya Desain
Induk Gerakan Literasi Sekolah (GLS), diperlukan panduan yang dapat menjadi
acuan langkah operasional dari tahapan pelaksanaan GLS yang dijelaskan dalam
Desain Induk GLS (2016) dimaksud. Melalui panduan ini disajikan berbagai
kegiatan dalam pelaksanaan GLS di SMK. Perlulah kiranya siswa diajarkan untuk
gemar membaca dan menulis yang dimulai dari pembiasaan diri, berlanjut pada
pengembangan ketrampilan literasi dan pembentukan karakter siswa yang beriman
dan taqwa pada Tuhan Yang Maha Esa berahklak mulia, mandiri , gotong royong ,
kreatif, bernalar kritis dan berkebinekaan global.
Selain itu ditambah dengan kegiatan jumat bersih, jumat
religi dan jumat jumat sehat. Jumat bersih disi dengan kegiatan membersihkan
lingkungan sekolah, menanam dan memelihara tanaman, konservasi air dan energi.
Jumat sehat diisi dengan kegiatan jalan sehat dan senam bersama. Jumat religi
diisi dengan doa bersama, istighosah, pembacaan yasin dan asmaul husna.
ISU STRATEGIS
Saat ini dibutuhkan pembentukan karakter murid yang bagus
sehingga terbentuk dimensi profil lulusan yang gemar membaca, selalu menjaga
kebersihan lingkungannya, menjaga kesehatan jiwa dan raga serta mempunyai
karakter religious yang mulia.
MANFAAT DAN TUJUAN
Selain itu ditambah dengan kegiatan jumat bersih, jumat
religi dan jumat jumat sehat. Jumat bersih disi dengan kegiatan membersihkan
lingkungan sekolah, menanam dan memelihara tanaman, konservasi air dan energi.
Jumat sehat diisi dengan kegiatan jalan sehat dan senam bersama. Jumat religi
diisi dengan doa bersama, istighosah, pembacaan Yasin dan Asmaul Husna.
TAHAPAN INOVASI
Jumat minggu pertama adalah Jumat Religi (membaca doa
bersama, istighosah, Asmaul Husna dan Surat Yasin).
Jumat minggu kedua Adalah Jumat Sehat (senam Bersama dan
jalan sehat di lingkungan sekitar sekolah)
Jumat minggu ketiga Adalah Jumat Bersih (membersihkan
kelas, sanitasi dan drainase, perpustakaan, Laboratorium, bengkel, masjid dan
semua area lingkungan sekolah)
Jumat minggu keempat Adalah Jumat Literasi (membuat resensi
buku yang telah dibaca, membuat puisi, membuat cerpen, membuat cerita dalam
Bahasa Inggris maupun Bahasa Jawa)
KEUNGGULAN
DAN KEBAHARUAN
a. Lingkungan fisik sekolah ketersediaan fasilitas, sarana
prasarana literasi, seperti perpustakaan sekolah, sudut baca di kelas, taman
literasi dan akses internet di lingkungan sekolah.
b. Lingkungan sosial dan partisipasi aktif semua warga
sekolah dalam melaksanakan program dan kegiatan literasi
c. Lingkungan akademik adanya program literasi yang nyata
dan bisa dilaksanakan oleh seluruh warga sekolah
SASARAN
Sasaran adalah murid, tenaga pendidik dan tenaga
kependidikan di SMKN 1 Wonoasri.
METODE
PEMBAHARUAN
Majalah Wijen (Wonoasri ijen/satu) yang awalnya cetak kertas dalam bentuk tabloid terbit tiap semester diperbarui menjadi E-majalah yang bisa diakses melalui gadget masing-masing Dimana saja dan kapan saja. Kegiatan Jumat Bersih menjadi Jumat Asri (Aman Sehat Resik Indah) yang merupakan salah satu program Bapak Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Kegiatan Jumat Berseri ini sudah diterapkan di SMKN 1 Wonoasri sejak 1 Juli 2024 dan berjalan sampai sekarang karena memberikan dampak nyata dan luar biasa bagi seluruh murid dan GTK SMKN 1 Wonoasri.